Taman kanak-kanak seharusnya menjadi hal yang paling menyenangkan bukan bagi seorang anak usia 5 tahun ?
Punya teman sebaya, bermain bersama, atau hal menyenangkan lainnya..
Tapi..tidak untukku...
Di usia 5 tahun aku malah mendapat tekanan mental yang benar-benar mempengaruhi hidupku ditahun-tahun selanjutnya..
Bayangkan saja! Di tempat yang aku harap menyenangkan, justru jadi neraka bagiku..
Kau pernah dihina? dicaci? atau bahkan ditendang keluar dari tempat yang kau inginkan?
Yaa..benar! itu semua yang aku alami..
Lalu kau pasti bertanya apa yang aku lakukan?
Jawabannya..banyak hal.
Aku sempat ingin keluar dari tempat itu, menangis, lalu mengatakan semuanya pada mamaku..
Awalnya mamaku percaya dan mulai bicara pada orang-orang yang menindasku, tapi kau tau apa yang terjadi?
Orang-orang itu berakting, seolah-olah aku hanya berhalusinasi..
Bagaimana tanggapan mamaku?
Ya! dia percaya pada mereka!
Pada akhirnya yang bisa aku lakukan hanyalah menerima semuanya..
Aku mencoba mengajak mereka berteman, bahkan meskipun aku pada akhirnya harus menghabiskan uangku, menunjukkan pada mereka siapa keluargaku..
Dan kau tau? mereka pada akhirnya berhenti menindasku, dan menjadi amat baik padaku..
Sejak saat itu aku mulai berfikir, apakah mencari teman itu harus menggunakan materi? apa tidak ada orang yang tulus didunia ini ? apa yang namanya sahabat itu tidak nyata ?
Ya! Aku rasa memang tidak ada yang namanya sahabat dan ketulusan dalam hidup ini..
*T.B.C~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar